Advertisement
Hari Ibu, Anak Kampung Kali Code Tampil Percaya Diri Berbahasa Inggris
Peringatan Hari Ibu di Kampung Kali Code diwarnai penampilan anak-anak yang unjuk kemampuan berbahasa Inggris melalui pentas edukatif bertajuk Performance Sanggar Belajar PINKA: Hey Mom! You Are My Sunshine!, sebagai wujud penguatan literasi dan kepercayaan diri sejak usia dini, Senin (22/12 - 2025). / ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan Hari Ibu di Kampung Kali Code diwarnai penampilan anak-anak yang unjuk kemampuan berbahasa Inggris melalui pentas edukatif bertajuk Performance Sanggar Belajar PINKA: Hey Mom! You Are My Sunshine!, sebagai wujud penguatan literasi dan kepercayaan diri sejak usia dini.
Pentas ini digelar secara bersama-sama oleh Lembaga Pemberdayaan dan Advokasi Mira Kompas Bentala (LPAM MIRABEL), Program Studi Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Advertisement
Bertempat di balai Padukuhan Blimbingsari, kegiatan tersebut dihadiri dukuh, segenap pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, serta wali siswa. Kegiatan pentas anak terdiri atas penampilan lagu, pembacaan puisi berbahasa Inggris, dan ditutup dengan pemberian bunga. Tidak sedikit orang tua maupun wali siswa yang terharu menyaksikan anak-anak berani tampil menggunakan bahasa Inggris dan memberikan kuntum bunga di akhir acara.
“Anak-anak yang tampil di pentas hari ini tergabung di Sanggar Belajar PINKA, singkatan dari Pinggir Kali. Kami mengadakan sekolah bahasa Inggris gratis sejak tahun 2019 setiap hari Minggu,” ujar Direktur Eksekutif LPAM MIRABEL Ana Mariana Ulfah.
BACA JUGA
Kegiatan Sanggar PINKA merupakan luaran dari usulan warga masyarakat yang mengharapkan anak-anak mereka memiliki keterampilan tambahan sebagai bekal di masa depan. Semula, hanya beberapa anak usia SD dan TK yang datang. Namun sejak pandemi, animo anak-anak yang datang belajar semakin meningkat. Peminatnya berkembang menjadi puluhan, termasuk anak-anak berusia SMP. Oleh karena itu, kegiatan Sanggar PINKA akhirnya merangkul lembaga kampus untuk menyediakan tenaga pengajar sukarela.
Erlangga Hikmah Budhyatma, penanggung jawab Laboratorium Ilmu Politik UNY, mengoordinasikan relawan dari unsur mahasiswa. “Bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengaplikasikan teori di kelas dengan kenyataan di masyarakat,” ucapnya.
Secara bergantian, mahasiswa Ilmu Politik UNY dan HMI Kehutanan UGM memberikan pengajaran bahasa Inggris. Persiapan pentas peringatan Hari Ibu juga dibantu langsung oleh sukarelawan pengajar.
Dukuh Blimbingsari Robert Purnomo mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan. Pentas anak hari ini menjadi momentum untuk membangun potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang ada di Blimbingsari.”
Koordinator Program Studi Ilmu Politik UNY Fikri Disyacitta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu mahasiswa untuk bersentuhan langsung dengan realitas masyarakat. “Kelas bahasa Inggris dan pentas anak ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di lingkungan Blimbingsari,” sambungnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik UNY Fachriza Rifai, yang juga ketua tim sukarelawan pengajar, mengaku senang selama satu semester terlibat dalam aktivitas pemberdayaan anak di Padukuhan Blimbingsari. “Kegiatannya seru. Saya dan teman-teman belajar banyak di PINKA. Kami jadi paham bahwa mendidik membutuhkan strategi agar apa yang disampaikan dapat dipahami anak-anak usia dini.”
Pentas Hari Ibu ini menegaskan peran Sanggar Belajar PINKA sebagai ruang pemberdayaan anak Kampung Kali Code untuk tumbuh percaya diri, berdaya saing, dan memiliki keterampilan bahasa sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Meningkat, GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Masih Jadi Magnet Wisata ke Jogja
- Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
- Tegas Soal Iuran BoP, Prabowo: Indonesia Tak Pernah Janji
- Arus Kendaraan Masih Mengalir Keluar Jakarta hingga H+1 Lebaran
- Pasokan Gas Kembali Mengalir, Listrik di Irak Mulai Pulih
- Libur Lebaran, Wisata Pantai Selatan Bantul Lesu
- Penumpang Andong di Malioboro Melonjak, Tarif Ikut Naik
Advertisement
Advertisement





