Advertisement
Ekspor Kendaraan Listrik Asal China Menembus 199.836 Unit Per Tahun
Produsen mobil listrik asal China, Neta (Antara)
Advertisement
JAKARTA-- Ekspor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) China ke seluruh dunia melesat 87% secara tahunan menjadi 199.836 unit pada November 2025 dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya.
Dari total ekspor tersebut, pengiriman ke kawasan Asia menjadi yang terbesar, yakni sebanyak 110.061 unit selama November 2025, naik 71% year-on-year (YoY).
Advertisement
Jika ditotal, Asia mengimpor 994.132 unit kendaraan listrik dari China per November, naik 36% secara tahunan. Kawasan Eropa menempati peringkat kedua dengan total impor EV dari China di angka 42.927 unit selama November 2025, naik 63% secara tahunan.
Kawasan ini merupakan destinasi ekspor EV terbesar kedua bagi China dengan volume total 604.105 unit selama periode 11 bulan 2025, naik 12% YoY. Adapun ekspor ke Amerika Latin dan Karibia mencetak kenaikan tahunan tertinggi selama November 2025, yakni 283% menjadi 35.182 unit.
BACA JUGA
Sementara itu, ekspor ke Amerika Utara pada bulan tersebut terkontraksi 46% menjadi hanya 686 unit. Secara kumulatif untuk periode Januari–November 2025, total kendaraan listrik dengan kode HS 870380 yang dikirim China ke mitra global menembus 1,98 juta unit. Volume ini merefleksikan pertumbuhan 29% dibandingkan dengan Januari–November 2024.
Jika ditilik berdasarkan negara tujuan ekspor, Belgia merupakan pembeli terbesar dengan volume 195.309 unit sepanjang Januari–November 2025, turun 15% YoY. Filipina menyusul dengan volume 156.251 unit pada periode yang sama, tumbuh 55% secara tahunan.
Importir jumbo lainnya di kawasan Asia Tenggara adalah Thailand dengan volume 119.835 unit selama Januari–November 2025, naik 16% YoY. Kemudian Indonesia mengimpor 97.267 unit kendaraan listrik dari China selama periode tersebut, volume ini mencerminkan pertumbuhan 101%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Ledakan Petasan di Blora Tewaskan Bocah 10 Tahun Saat Lebaran
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







